RINGKASAN MATERI
1. STRUKTUR BENZENA
Benzena pertama kali berhasil diisolasi (dipisahkan) dari residu minyak oleh Michael Faraday tahun 1825. Benzena digolongkan dalam senyawa aromatik paling sederhana. Pada tahun setelahnya diketahui benzena memiliki rumus molekul C6H6 dan termasuk dalam keluarga hidrokarbon. Benzena dengan rumus molekul C6H6 adalah senyawa siklik dengan enam atom karbon yang tergabung dalam cincin. Setiap atom karbon terhibridisasi sp2 dan cincinnya adalah planar. Setiap atom karbon mempunyai satu atom hidrogen yang terikat padanya, dan setiap atom karbon juga mempunyai orbital p tak terhibridisasi tegak lurus terhadap bidang ikatan sigma dan cincin. Masing- masing dari keenam orbital p ini dapat menyumbangkan satu elektron untuk ikatan pi seperti terlihat pada gambar (Fessenden dan Fessenden, 1983:71).
Dengan enam elektron p, benzena dapat mengandung tiga ikatan pi. Walaupun rumus molekul benzena ditetapkan segera setelah penemuannya dalam tahun 1825, namun diperlukan 40 tahun sebelum Kekule mengusulkan struktur heksagonal untuk benzena. Struktur yang mula-mula diusulkan tidak mengandung ikatan rangkap (karena benzena tidak bereaksi yang karakteristik alkena). Agar taat asas terhadap tetravalensi karbon, Kekule pada tahun 1972 mengusulkan bahwa benzena mengandung tiga ikatan tunggal dan tiga ikatan rangkap yang berselang-seling. Untuk menerangkan adanya hanya tiga (tidak lima) benzena tersubstitusi, Kekule menyampaikan bahwa cincin benzena berada dalam kesetimbangan yang cepat dengan stuktur dalam mana ikatan rangkap berada dalam posisi alternatifnya.
Benzena pertama kali berhasil diisolasi (dipisahkan) dari residu minyak oleh Michael Faraday tahun 1825. Benzena digolongkan dalam senyawa aromatik paling sederhana. Padatahun setelahnya diketahui benzena memiliki rumus molekul C6H6 dan termasuk dalam keluarga hidrokarbon. Michael Faraday dapat mengisolasi senyawa benzena dari gas yang ditekan. Senyawa ini merupakan induk dari kelompok senyawa aromatik. Nama aromatik digunakan bukan karena aroma (bau) senyawanya melainkan karena sifat- sifatnya yang istimewa. Dibawah ini adalah sedikit ulasan tentang beberapa sifat sruktur dari benzena yang cukup istimewa sehingga membuatnya berbeda dari senyawa-senyawa yang lain :
a. Benzena merupakan molekul siklis terkonjungasi dengan rumus kimia C6H6.
b. Merupakan molekul yang stabil dengan panas hidrogenasi 36 kkal/mol lebih rendah dari yang diharapkan.
c. Merupakan molekul yang pelanar (datar) heksagonal dan simetris, dimana :
    •   Sudut- sudut ikatan C-C-C – 120o
    •   Panjang ikatan C-C 139 Å
d. Dapat mengalami reaksi subtitusi yang akan menjaga sistem konjugasi siklis dan tidak mengalami reaksi adisi yang akan merusak sistem konjugasi.
e. Dalam teori resonansi, maka struktur benzena digambarkan sebgai struktur campuran (=hibrida) dan struktur yang diusulkan Kekule.
f. Dalam teori orbital molekuler, benzena dapat digambarkan sebgai struktur heksagonal planar (datar) dimana awan elektron π berada di atas dan di bawah bidang heksagonal tersebut.
    • Sudut- sudut ikatan C-C-C = 120o
    • Panjang ikatan =1,39 Å
Dari perincian tentang senyawa benzena di atas, maka dalam makalah ini, kami akan memberikan informasi dan penjelasan tentang senyawa yang memiliki hubungan yang sama dengan senyawa benzena. Dan yang kami akan gambarkan adalah tentang berbagai macam ulasan informasi tentang C60, suatu bola aromatik yaitu Fluorena. Pada tahun 1873, Kekule menjelaskan struktur benzena sebagai cincin heksagon yang mengandung ikatan tunggal dan rangkap berselang-seling. Struktur inilah yang paling mendekati sifat-sifat kimia benzena.

Print Friendly, PDF & Email